Pengertian Cerpen
Secara umum, cerpen dipahami sebagai salah satu bentuk karya
sastra yang disajikan dengan singkat, jelas, dan langsung pada inti cerita.
Dengan kata lain, cerita yang disajikan tidak menggunakan basa-basi yang
terlalu banyak. Namun, langsung membahas pokok cerita yang dituangkan dalam
tulisan pendek. Sehingga dalam dunia sastra, cerita ini dikenal pula dengan
sebutan Cerita pendek. Dalam Kamus Bahasa Indonesia sendiri, istilah ini
terdiri atas dua suku kata, yaitu Cerita dan Pendek. Cerita merupakan penuturan
tentang bagaimana sebuah hal itu terjadi. Sementara pendek, ialah cerita yang
dibuat di bawah 10.000 kata.
Jika dilihat dari aspek
penulisannya, maka cerita ini dibuat dalam tulisan yang memiliki jumlah kata di
bawah dari 10.000 kata. Biasanya juga cerita ini dimuat dalam 10 halaman saja,
bahkan ada yang kurang dari 10 halaman. Hal ini dikarenakan sifat cerita yang
langsung menuju pokok cerita, tanpa ada banyak kata basa-basi (pengantar).
Cerpen singkat juga memiliki beberapa ciri-ciri yang dapat dikenali,
diantaranya cerita kebanyakan dibuat berdasarkan kisah dalam kehidupan
sehari-hari. Kemudian cerita tidak mendeskripsikan toko cerita secara detail,
akan tetapi cukup membahas inti dari cerita tersebut.
Selanjutnya cerpen singkat
ditulis dengan menggunakan kata-kata sederhana dan mudah dipahami oleh pembaca.
Dengan kata lain, pembaca dapat mampu mengingat dari alur kisah yang ada pada
cerita itu sendiri. Biasanya pula, cerita dibuat dengan hanya menceritakan satu
kejadian atau peristiwa saja. Sehingga memudahkan pembaca untuk mengambil
intisari dari cerita tersebut.
Kemudian jika dilihat dari
unsur-unsur yang terdapat di dalamnya, maka Cerpen singkat ini memiliki
beberapa unsur. Unsur-unsur tersebut terbagi ke dalam dua jenis, yaitu
Intrinsik dan Ekstrinsik.
Unsur Unsur Cerpen :
1. Unsur Intrinsik Cerpen
Unsur Intrinsik meliputi tema, perwatakan, pesan atau amanat, alur, setting, maupun sudut pandang.
Unsur Intrinsik meliputi tema, perwatakan, pesan atau amanat, alur, setting, maupun sudut pandang.
2. Unsur Ekstrinsik Cerpen
Unsur Intrinsik meliputi faktor dari masyarakat dan juga faktor dari penulis itu sendiri.
Unsur Intrinsik meliputi faktor dari masyarakat dan juga faktor dari penulis itu sendiri.
Nah bagi Anda yang tertarik untuk
membuat cerita jenis ini, maka Anda dapat mempelajari berbagai Contoh cerpen
singkat yang ada di Internet. Ada berbagai macam pilihan tema yang dapat
menjadi referensi cerita Anda. Misalnya cuplikan cerita tentang persahabatan
berikut ini yang mungkin dapat menjadi inspirasi Anda.
Contoh Cerpen Singkat :
Alkisah persahabatan 4 orang
remaja yang hidup sederhana di sebuah desa. Mereka telah lama berteman sejak
kecil, hingga sekarang saat usia mereka telah menginjak usia remaja. Keempat
sahabat itu ialah Adit, Hasbi, Aris, dan Deni. Pada suatu hari mereka berjanji
untuk sama-sama sukses dengan cara sendiri. Kemudian setelah itu mereka akan
bertemu untuk saling menceritakan kesuksesannya.
Tibalah hari yang mereka janjikan
itu datang. Keempat sahabat tersebut berkumpul pada sebuah tempat yang sejak
lama telah akrab dengan mereka. Adit memulai cerita dengan sukses sebagai
pedagang parabot dan Hasbi yang berhasil mendirikan toko kue. Sementara Aris
dan Deni, mereka sama-sama sukses dalam bisnis pakaian hand made yang mereka
kerjakan sendiri.
Itulah tadi cuplikan Cerpen yang dapat Anda jadikan sumber
ide cerita Anda. Selain cerita di atas, masih banyak tema cerita lainnya yang
dapat menjadi ide cerita yang akan Anda buat. Misalnya tentang percintaan,
maupun pertualangan. Buatlah cerita yang benar-benar menarik minat pembaca
untuk menyimak cerita Anda. Selamat mencoba.

Niceπ
BalasHapuswaw
BalasHapusThanks infonya,jadi tau lebih tentang CerPen nih.
BalasHapusThanks buat info nyπ
BalasHapusNice dk π
BalasHapusNice dk π
BalasHapus